Pages

2/20/2018

Pengertian, Penggunaan, dan Contoh Second Conditional



Oke sobat, pada kesempatan kali ini kita akan sama-sama membahas sebuah tema yang berhubungan dengan conditional. Sobat semua pasti sudah pernah mendengar kata conditional sebelumnya dalam bahasa inggris. Namun, pada kesempatan kali ini yang kita bahas adalah Second Conditional. Nah, apa itu Second Conditional dan kapan digunakannya Second Conditional ini?? Yuk kita simak pembahasan berikut ini.

Second Conditional merupakan salah satu jenis conditional sentence yang digunakan ketika result (hasil/akibat) dari condition (kondisi) tersebut tidak memiliki atau hanya memiliki sedikit kemungkinan untuk terwujud karena condition-nya tidak mungkin dipenuhi di masa sekarang (present unreal situation) atau condition-nya sulit untuk dipenuhi di masa depan (unlikely to happen). Yang terpenting mengenai Second Conditional ini adalah adanya kemungkinan nyata bahwa kondisinya akan terjadi.

Second Conditional ini menggunakan simple past tense sesudah if, kemudian di susul dengan 'would' dan infinitive.

Contoh:

if
condition
result

Simple Past
would + infinitive
If
(jika)
won the lottery,
(saya memenangkan undian),
would buy a car.
(saya mungkin akan membeli sebuah mobil). 
Dari contoh diatas bisa kita simpulkan bahwa jika sobat tidak memiliki undian. Mungkinkah sobat bakal menang? Tentu saja tidak! Tidak ada undian, tidak ada kemenangan! Tapi mungkin sobat akan membeli undian di masa depan/suatu hari nanti. Jadi sobat bisa berpikir untuk menang di masa depan/suatu hari nanti, seperti halnya mimpi. Ini tidak terlalu nyata, tapi masih mungkin.

Berikut ini beberapa contoh [if condition result] and [result if condition].

if
condition
result

Simple Past
would + infinitive
If
(jika)
I married Mary,
(saya menikahi mary),
I would be happy.
(saya mungkin akan bahagia).
If
(jika)
Ram became rich,
(ram menjadi kaya),
she would marry him.
(dia mungkin akan menikahinya).
If
(jika)
it snowed next July,
(salju turun juli mendatang),
would you be surprised?
(mungkinkah kamu akan terkejut?)
If
(jika)
it snowed next July,
(salju turun juli mendatang),
what would you do?
(apa yang mungkin akan kamu lakukan?)

result
if
condition
would + infinitive

Simple Past
I would be happy
(saya mungkin akan bahagia)
if
(jika)
I married Mary.
(saya menikahi mary).
She would marry Ram
(dia mungkin akan menikahi ram)
if
(jika)
he became rich.
(dia menjadi kaya).
Would you be surprised
(mungkinkah kamu terkejut)
if
(jika)
it snowed next July?
(salju turun juli mendatang?)
What would you do
(apa yang mungkin akan kamu lakukan)
if
(jika)
it snowed next July?
(salju turun juli mendatang?)
Dalam Second Conditional ini sobat bisa mengganti "would" dengan "should, could, dan might".

Contoh:
  • If I won a million dollars, I could stop working.
Oke sobat, sekian dulu pembahasan kita pada kesempatan kali ini. Semoga artikel diatas bermanfaat untuk sobat semua dan jangan lupa berkunjung kembali di Studi Bahasa Inggris dan nantikan artikel-artikel bermanfaat lainnya.

www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com